Spanyol Sang Juara EURO 2012

Name:  fernandotorrescetakgolketiga.jpg Views: 21 Size:  35.1 KB

Unic29.com – Hasil Spanyol vs Italia pada final Euro 2012 4-0 membuat Spain kembali mencetak sejarah. Gol-gol yang tercipta lewat Silva, Jordi Alba, Fernanto Torres, dan Juan Mata membuat pertandingan menjadi berat bagi Italia. Seperti apa pembantaian yang diterima Azzuri?

Prandelli mempercayakan Andrea Pirlo untuk mengatur tempo dan menjadi otak permainan Italia, dengan rasio operan tepat sasaran 88%. Balotelli, yang sejauh ini mencatatkan shot on target (10) terbanyak di Euro 2012, mengisi lini depan Azzurri bersama Cassano.

Begitu wasit Pedro Proenca asal Portugal meniupkan peluit tanda kick-off, aroma sengitnya duel final langsung terasa. Dalam hal
penguasaan bola di babak pertama, Italia sedikit lebih unggul, namun dua gol hingga turun minum justru diciptakan Spanyol.

Akselerasi dan umpan tarik Fabregas dimanfaatkan oleh Silva hingga mencetak gol. Sementara gol kedua ke gawang Buffon dicetak oleh Jordi Alba setelah mendapatkan through pass sempurna dari Xavi.

Bukan tanpa peluang Italia di lapangan hijau. Cassano sempat mengancam Spanyol lewat tendangan kerasnya, namun emua usahanya masih terbentur dinding tebal bernama Casillas. Bola-bola panjang ke lini depan pun berulang kali dilepaskan Italia.

Di menit 21, bek sentral Giorgi Chiellini mengalami cedera dan rupanya itu sangat berpengaruh terhadap kesolidan lini pertahanan Italia. Pergantian oleh Italia mengawali babak kedua. Cassano, yang sepanjang babak pertama gagal memberikan kontribusi maksimal, menyerahkan tempatnya kepada Antonio Di Natale.

Masuknya Di Natale cukup memberikan angin segar bagi Azzurri. Dua kesempatan untuk mencetak gol langsung didapatkannya, tapi upayanya masih melayang di atas mistar dan dihentikan oleh Casillas.

Pada menit 61 Italia pun makin kurang beruntung ketika Thiago Motta mengalami cedera, padahal dia baru empat menit masuk menggantikan Montolivo. Parahnya, Motta adalah final substitute Italia di laga ini. Azzurri pun bermain dengan sepuluh orang, padahal pertandingan masih tersisa 30 menit dan mereka tertinggal dua gol.

Lebih unggul dalam jumlah pemain, Spanyol tak ingin melewatkan kesempatan. Mereka mendominasi permainan, mengurung lini pertahanan Italia, dan memaksa Buffon bekerja keras lewat sejumlah serangan serta tembakan ke arah gawang.

Italia pun dibuat keteteran dan Spanyol berada di atas angin. Xavi pun makin leluasa dan merajalela di lapangan tengah, area kekuasaannya.

Sang false nine Fabregas ditarik keluar Spanyol pada menit 75 untuk memasukkan the real nine, Fernando Torres. Sembilan menit di atas lapangan, Torres mencetak gol ketiga Spanyol. Itu membuatnya jadi pemain pertama yang mencetak gol di dua final Piala Eropa secara beruntun. Tak puas, empat menit berselang, ia mengirim assist untuk gol keempat timnya lewat sepakan Juan Mata.

Skor 4-0 untuk Spanyol bertahan hingga peluit panjang dan La Furia Roja pun sukses menuntaskan misinya untuk kembali mengulang sejarah.

Susunan pemain Spanyol (4-3-3): Casillas (c); Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Busquets, Xavi, Xabi Alonso; Silva (Pedro 58'), Fabregas (Torres 75'), Iniesta (Mata 87').
Cadangan: Valdes, Reina, Albiol, Martinez, Juanfran, Cazorla, Navas, Rodriguez, Torres, Negredo, Mata, Llorente.

Susunan pemain Italia (4-3-1-2): Buffon (c); Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Balzaretti 21'); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo (Motta 55'); Balotelli, Cassano (Di Natale 46').
Cadangan: Sirigu, De Sanctis, Maggio, Ogbonna, Balzaretti, Motta, Giaccherini, Diamanti, Nocerino, Di Natale, Borini, Giovinco.

◄ Newer Post Older Post ►